Tuesday, 20 February 2024

SEPERTIGA MALAM

                       Sepertiga Malam



 Sepertiga Malam Di sepertiga malam itu,
 Rintik-rintik hujan kemudian membangunkan aku dari lelap Mataku terbuka 
Tiba-tiba, aku merasa rindu sekali bercerita kepada Tuhan Tuhan,
 Lelahku hari ini menghasilkan tangis kejar Aku ingin bangkit,
 Namun realita yang tak sesuai kemudian harap Kembali lagi menjatuhkanku Tuhan, 




Aku kemudian selalu ingin menutup hari dengan tawa
 Namun selalu ada kecewa yang mendera-dera
 Haruskah aku untuk berpura-pura bahagia?
 Di sepertiga malam, aku kembali mengaduh Tuhanku Maha Mendengar
 Aku kemudian akan terus berdoa hingga Tuhan memberiku 







Rasa Bahagia Tema dari contoh puisi “Sepertiga Malam” adalah ibadah. Pada puisi tersebut, penulis puisi ingin mengungkapkan bahwa ia ingin berdoa kepada Tuhan di sepertiga malam. Dalam hal ini, sepertiga malam merupakan waktu dini hari.

No comments:

Post a Comment